Kenagarian Sicincin adalah salah satu kenagarian di Kecamatan 2 x 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Kenagarian Sicincin terdiri dari empat korong yakni Korong Sicincin, Korong Ladang Laweh, Korong Pauh dan Korong Bari. Kenagarian dipimpin oleh seorang Wali Nagari yang dipilih langsung oleh penduduk setempat.

Masjid Raya Sicincin, Pariaman

Kenagarian Sicincin menempati suatu area dengan luas sekitar 12 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 5.000 orang. Sicincin terkenal sebagai daerah penghasil durian yang enak dan gurih terkenal di seluruh Padang Pariaman, bahkan Sumatera Barat.

Pembangunan Gobah Makam Syekh Nan Sabaleh di Sungai Guntuang, Pauh, Sicincin dimulai  pada tanggal 28 Juni 2009 Masehi (bertepatan dengan 4 Rajab 1430 Hijriah).

Pembukaan jalan di kawasan Duku-Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, sepanjang 19 km akan ikut mendukung pengembangan sektor pariwisata provinsi ini ke depan. Dan juga pembangunan jalan lingkar Duku-Sicincin, bisa menjadi jalan alternatif, karena pada musim libur dan lebaran atau saat hari pasar Lubuk Alung, terjadi kemacetan dan juga di Sicincin.

Pembukaan jalan lingkar Duku-Sicincin diperkirakan menghabiskan dana sekitar 200 miliar, karena ada dua jembatan yang harus dibangun.

Jalan Duku Sicincin - Parambangan Ladang Laweh

Proses pembukaan badan jalan yang direncanakan empat lajur itu, sumber dananya dari APBD Sumbar dan untuk pembangunan seperti pengerasan serta peningkatan akan diusahkan dana bantuan pusat.

Padang Pariaman, (ANTARA) – Walinagari Sicincin, Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, periode 2009-2015, Alwi Dt.Najo Garang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Padang Pariaman, Muslim Kasim, Selasa (24/3)..

Bupati Padang Pariaman, Muslim Kasim mengatakan, Alwi Dt.Najo Garang menggantikan Walinagari yang lama, H.Azwar Dt.Bagindo Malano, harus didukung seluruh lapisan masyarakat dan melupakan proses pemilihan walinagari beberapa waktu lalu.

“Mulai hari ini hingga ke depan, Walinagari yang baru hendaknya dapat menyelenggarakan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik dengan tulus dan ikhlas, serta sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya saat pelantikan di Sicincin, Padang Pariaman, Selasa.

Menurutnya, hal tersebut perlu dipahami karena Walinagari bukan saja perpanjangan tangan pemerintah daerah, tetapi juga pengayom dan penyambung lidah masyarakat.

“Dukungan BAMUS, KAN, LPM, serta masyarakat dan perantau sangat diperlukan. Dengan demikian, Walinagari yang baru akan lebih bergairah melaksanakan amanah,” tambahnya.

Dengan dukungan tersebut, kata dia, akan muncul inovasi dan kreasi, program, dan kegiatan pembangunan guna mewujudkan Visi dan Misi ketika kampanye sebelumnya.

Pantauan antara-sumbar.com, pelantikan Walinagari dimeriahkan oleh penampilan tari galombang, silat, indang, serta pengenalan para caleg yang ikut hadir, terkait Pemilu yang tinggal menghitung hari. (goy/tdy)

(Sumber:http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?sumbar=berita&d=12&id=20703)

Produk Unggulan dan Khas Kenagarian Sicincin.

Dapat dibeli di terminal, pasar dan produsen setempat.

Order dan Delivery :
Email to : info@terjemahan-tersumpah.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.